MASIH INGATKAH KAMU TENTANG IMPIAN MASA KECILMU?

0

Masa kanak-kanak atau masa kecil merupakan masa yang paling menyenangkan. Pikiran hanya dipenuhi dengan bermain, tertawa atau bertengkar dengan teman bermain. Masa itu pun menjadi masa yang tak terlupakan sepanjang usia.

Bukan sebuah masalah ketika impian masa kecil tidak lagi menjadi prioritas seseorang. Entah karena dia telah menemukan impian sejatinya atau telah sukses dengan kehidupannya tanpa perlu mewujudkan impian masa kecil yang mungkin jika dipikirkan sekarang terlihat konyol.

Namun, di luar sana masih banyak anak yang memiliki impian masa kecil yang beragam dan tak jarang impiannya merupakan sebuah kemustahilan. Walaupun begitu, mereka tetap bahagia dengan impian masa kecil mereka yang mungkin hanya akan menjadi angan ketika mereka dewasa nanti.

Apa pun itu, memiliki impian di masa kecil bukanlah sebuah masalah. Karena anak-anak memiliki daya imajinasi tinggi di mana dirinya bisa membayangkan sesuatu yang di luar ekspektasi kebanyakan orang dewasa. Kita juga tak takut untuk terus bermimpi disertai senyuman yang memancarkan semangat dan harapan masa depan.

Meskipun ketika dewasa impian masa kecil kita hanya menjadi kenangan yang akan selalu terkenang ketika kita sendiri menatap langit yang kan berganti warna. Bisa jadi kita akan tersenyum sendiri mengingat betapa tidak realistisnya impian kita ketika masih anak-anak.

Selain impian realitis dan non-realistis, anak-anak pada usia TK dan SD sering kali bermimpi bisa segera menjadi orang dewasa. Karena kita mengganggap bahwa orang dewasa itu hebat dan luar biasa. Padahal sesungguhnya orang-orang dewasa memiliki banyak masalah yang membuat dirinya dilanda stres. Kamu mulai berpikir untuk berhenti dan cita-citamu dibiarkan begitu saja. Tak masalah, toh kamu bisa menyambung masa depan bersama cita-citamu lewat buah hati. Tapi perlu diingat walau bagaimanapun dia punya cita-citanya sendiri, jangan kamu paksakan untuk membubuhi semangatmu yang pudar. Kamu harus mencoba belajar untuk merelakan.

Bagaimanapun kamu harus bersyukur bahwa dulu kamu pernah punya cita-cita tinggi. Cita-cita itu akhirnya membawamu pada tingkatan ini, ya mungkin tak teramat dekat dengan tingginya cita-cita masa kecilmu. Tapi paling tidak karena cita-citamu yang kamu gantung selangt itu kamu sekarang bisa menikmati hasilnya walau tak seberapa tinggi. Kamu pantas bersyukur, hal seperti ini pantas untukmu syukuri.

Jalani apa yang jadi lelakumu sekarang, semua takdir telah antri menunggu. Mimpi kecilmu, jadikan itu sebagai sebuah kenangan indah, jangan dilupakan begitu saja. Seharusnya kamu kerjakan apa yang terpampang di depan, meramunya jadi hal yang tak kalah membahagiakannya seperti impian masa kecilmu dulu. Kamu tak pernah bisa melupakan mimpi masa kecilmu, tapi waktu terus berjalan dan kamu perlu memastikan kamu di jalan yang baik meski mimpi di masa kecil tak pernah terwujud.

Menepi dulu, rasanya harus menepi dulu dari segala sibuk dan rutinitas yang menjenuhkan. Bukan liburan yang melelahkan, hari libur kerja sebenarnya harus dimanfaatkan untuk memanjakan diri. Kita terlalu sibuk, kadang karena harus bersosial kita melupakan nikmat untuk memanjakan diri. Di dunia yang berisi sengkarut masalah yang kian hari kian riuh, menepi dan mengurung diri untuk bermanja dibutuhkan. Soal cita-cita, biarlah mengalir saja karena yang ada kini hanya keinginan-keinginan untuk hidup tenang, nyaman dan melegakan bersama orang-orang terkasih. Patut disyukuri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *