Saat Unjuk Rasa, Ini 5 Lagu Wajib Demonstrasi

0

MSP Mall – Ada Banyak cara untuk mengekspresikan aspirasi ketika melakukan unjuk rasa atau demonstrasi. Ada demonstran yang membawa poster, meneriakkan yel-yel, hingga menyanyikan lagu berisi kritik. Selain menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk membakar semangat juang saat berorasi, ternyata ada beberapa lagu yang selalu dinyanyikan saat unjuk rasa. Berikut ini lima lagu wajib dinyanyikan di tengah demonstrasi:

Darah Juang

Di negeri permai ini, Berjuta rakyat bersimbah luka, Anak kurus tak sekolah, Pemuda desa tak kerja, Mereka dirampas hak-nya … Lagu yang merupakan karangan dari beberapa mahasiswa Universitas Gadjah Mada, yang pertama kali dinyanyikan pada tahun 1991 tersebut kini menjadi salah satu lagu wajib yang acap kali dinyanyikan saat melakukan demonstrasi,

Pada demo 24 September 2019 kemarin, lagu “Darah Juang” kembali dikumandangkan oleh peserta aksi yang menolak UU KPK yang baru disahkan, RUU KHUP, RUU Agraria, RUU Ketenagakerjaan, persoalan kerusakan lingkungan dan kriminalisasi aktivis.

Mosi Tidak Percaya (Efek Rumah Kaca)

“Ini mosi tidak percaya, jangan anggap kami tak berdaya. Ini mosi tidak percaya, jangan anggap kami tak berdaya,” sepenggal lirik lagu “Mosi Tak Percaya” dari Efek Rumah Kaca. Lagu itu diambil dari album Kamar Gelap (2008). Lagu ini berisi tentang sikap kecewa yang berujung rasa tak percaya kepada penyelenggara negara.

Bongkar (Iwan Fals)

Musisi Iwan Fals dikenal lewat lagu-lagunya yang keras melontarkan kritik, baik kepada pemerintah maupun kondisi yang tak memihak kepada rakyat. Lirik lagu “Bongkar” pun tak kalah pedas. “Sabar, sabar, sabar dan tunggu / Itu jawaban yang kami terima / Ternyata kita harus ke jalan / Robohkan setan yang berdiri mengangkang,” sepenggal lirik dalam lagu “Bongkar”.

Siapa yang Salah (Slank)

Lagu ini merupakan bagian dari album Mata Hati Reformasi (1998). Lagu ini mengkritik rezim saat itu untuk mengkritik pejabat yang hidup mewah di tengah kemiskinan yang dialami rakyat Indonesia. “Gak dapat tempat untuk bareng-bareng berjuang / Anak bocah terperangkap jerat situasi / Ciptaan bapakmu yang terlalu merevolusi / Aku cuma korban keadaan frustasi / Kecewa bertanya membobol tembok tradisi,” adalah sepenggal lirik lagu “Siapa Yang Salah”.

Surat Buat Wakil Rakyat (Iwan Fals)

Lagi dan lagi, Iwan Fals memang dahulu senang mengkritik pemerintahan lewat lagu, satu demi satu lagu ia ciptakan dengan nada nge-gas untuk para pemangku jabatan seperti para anggota DPR, lirik lagu Surat Buat Wakil Rakyat selalu terngiang saat aksi demonstrasi, “Untukmu yang duduk sambil diskusi, Untukmu yang biasa bersafari, Di sana di gedung DPR. Di hati dan lidahmu kami berharap, Suara kami, tolong dengar lalu sampaikan, Jangan ragu…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *