Sarsaparilla Minuman Soda Legenda Asal Indonesia

1

Pernah dengar dengan yang namanya Sarsaparilla? Yap Buat yang belum pernah mendengar, sarsaparilla adalah minuman limun soda yang berwarna ungu kecokelatan. Minuman ini merupakan soda hasil dari fermentasi air dari tanaman sarsaparilla. Sarsaparilla adalah tanaman tropis dari genus Smilax. Akar tanaman ini sudah digunakan sejak berabad-abad yang lalu untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Dulu, bangsawan Jawa tidak hanya minum wedang. Mereka juga minum soda yang mirip Coca Cola, tapi asli diproduksi putra-putri bangsa. Sarsaparila namanya. Sempat populer dengan nama saparella atau sarsi, minuman bersoda ini dihasilkan dari fermentasi batang tanaman sarsa.

sarsaparilla

Minuman ini juga sering ada di acara hajatan atau nikahan pada jaman dahulu. Bisa dibilang ini adalah minuman soda asli Indonesia. Tapi sekarang mulai ditinggalkan karena kalah pamor dengan minuman soda dari luar negeri. FY nih gan, minuman ini terbuat dari tanaman sarsaparilla yakni Smilax regeli yang dikombinasikan dengan gula dan air berkarbonasi. Sayangnya, minuman ini makin sulit ditemukan. Meski begitu, penggemar setianya tetap mencari jalan untuk menikmati segelas dingin sarsaparila.

Salah satu minuman sarsaparilla yang masih eksis dan digemarin adalah Minuman Cap Badak yang dibuat di kota Pematang Siantar. Minuman ini juga sangat populer di pulau Sumatera, Cap Badak ini lebih mudah ditemukan di RM Batak Toba dan restoran Cina dan sering dijejer bersama minuman soda, serta minuman botol lain.

Karena tergolong minuman legendaris, penikmatnya pun berasal dari berbagai kalangan. Bahkan penggemar fanatik minuman cap Badak di Medan dan Pematang Siantar cukup banyak. Jadi biarpun seseorang sudah melanglang buana sampai ke daerah atau negara lain, minuman soda cap Badak tetap di hati dan selalu dicari saat pulang kampung.

msp mall

Pastinya banyak yang nggak menyangka, minuman soda cap Badak usianya hampir 100 tahun. Adalah Heinrich Surbeck asli Swiss yang mendirikan pabrik bernama NV Ijs Fabriek Siantar pada tahun 1916, kemudian diubah lagi menjadi PT Pabrik Es Siantar setelah berpindah kepemilikan. Mulanya, pabrik ini memproduksi minuman bersoda dan es batu. Alasannya, karena kondisi air yang bersih di Pematang Siantar kala itu cocok dibuat menjadi es batu.
Saat itu, nama cap Badak juga masih diperdebatkan. Namun latar belakang Surbeck sebagai sarjana teknik kimia sekaligus pecinta alam sepertinya menjadi alasan kuat. Konon dia juga seorang kolektor hewan kering dan tumbuhan, dan kala itu hewan badak tergolong langka.

Saat ini banyak juga minuman sarsaparilla yang sudah dibuat dalam kemasan kaleng dan dijual di Supermarket, Misalnya minuman Naraya sarsi atau D’Best Sarsaparilla. MSP Mall juga menjual beraneka ragam jenis minuman sarsaparila dari yang langka hingga yang masih hits saat ini, kamu bisa membelinya secara online dari mymspmall.id dengan promo gratis ongkos kirim dan potongan harga yang menarik. Nah itu dia cerita mengenai minuman sarsaparilla yang melegenda asal Indonesia, semoga bermanfaat. Baca juga, Virtual Reality, Portal Masuk Ke Dunia Lain

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *