Lempar Bayi Hingga Menari Dengan Mayat, Inilah Beberapa Tradisi Unik di Dunia.

0

Sob, kebiasaan yang telah turun temurun dilakukan menjadi sebuah tradisi atau adat istiadat.  Ada banyak sekali tradisi yang ada di dunia. Mulai dari yang kocak, aneh hingga yang bikin ngeri. Nah kali ini, mimin mau bahas 5 tradisi terunik di dunia.

  1. Tradisi Melempar Bayi di India

Di negeri Taj Mahal ini, ada sebuah ritual aneh yang membuat para turis dan warga dunia yang menyaksikannya terheran-heran. Tradisi itu pun masih berlangsung hingga kini yakni bayi yang berusia beberapa bulan hingga dua tahun akan dilemparkan dari atas balkon kuil setinggi 15 meter. Hal ini dipercaya oleh warga India dapat memberikan keberuntungan dan kesehatan kepada sang bayi. Saat hendak dilempar, bayi tersebut akan dipegang kaki dan tangannya dan diayunkan terlebih dahulu layaknya sebuah keranjang. Sedangkan sang ibu sudah menunggu di bawah balkon bersama warga setempat sambil membentangkan kain selimut untuk menangkap si bayi.

Bayi yang menangis histeris akibat merasa kaget tersebut akan disambut dengan sorak sorai dan tepukan kegembiraan dari semua orang yang ada di bawah. Sebelum dikembalikan pada pelukan ibunya untuk ditenangkan, sang bayi akan digendong secara bergiliran oleh semua orang yang ada disekitarnya.

  1. Perang Tomat di Spanyol

La Tomatina, tradisi perang menggunakan tomat yang sudah turun temurun di negara Spanyol. Tradisi ini dimulai pada tahun 1945 dan telah dirayakan secara konsisten. La Tomatina adalah festival yang mengarah ke pertarungan makanan berstatus negara terbesar.

Setiap tahun, sekitar 40.000 peminat tomat turun di kota kecil Moríol di Mediterania untuk saling melempar tomat. Buat kamu yang ingin ikut berpartisipasi dalam perang La Tomatino jangan lupa bawa baju ganti dan kaca mata renang untuk melindungi mata kamu dari percikan tomat. Tradisi La Tomatino bisa kamu nikmati pada bulan Agustus.

  1. Perang Jeruk di Italia

Ada cerita di balik festival Perang Jeruk ini. Dahulunya terjadi perang saudara antara masyarakat Ivrea dengan Pasukan Kerajaan Napoleon. Perang ini dipicu oleh peristiwa pemerkosaan gadis muda bernama Mugnaia oleh salah satu aparat pemerintah. Tragisnya lagi, Mugnaia membalas dendam dengan memenggal kepala pemerkosanya.

Untuk mengenang peristiwa tersebut, orang-orangpun mengadakan festival ini dengan mengganti anak panah dengan buah jeruk. Selama festival, orang-orang dibagi menjadi dua tim. Menjadi masyarakat biasa (yang berjalan kaki) dan pasukan Napoleon (yang berada di atas kereta kuda).

Sebanyak 400 ton jeruk dihabiskan untuk perang ini. Biasanya orang-orang yang menjadi pasukan Napoleon akan menggunakan pelindung kepala, karena mereka lah yang menjadi sasaran dan bulanan masyarakat. Mereka pun saling lempar dan harus menahan rasa sakit dan memar.

  1. Menari Dengan Mayat
 

Famadihana adalah festival tradisional yang dirayakan di Madagaskar. Tradisi penguburan ini dilakukan dengan cara mengambil tulang nenek moyang dari tanah kubur, lalu tulang tersebut dibungkus dengan kain yang baru. Kemudian mereka menari dengan mayat di sekitar makam.

Di Madagaskar ritual ini dilakukan setiap tujuh tahun sekali, untuk menyatukan keluarga besar dalam perayaan kekeluargaan.

  1. Bibir Piring Suku Mursi di Ethiopia

 

Wanita suku Mursi punya tradisi unik untuk menjadi cantik. Mereka  menggunakan piring di mulutnya. Konon semakin lebar mulutnya maka wanita tersebut semakin cantik lho. Wanita suku Mursi ini menggunakan piring di bibir ini sejak berusia 13 tahun hingga 16 tahun.

Ibu mereka akan mengiris bibir bawah anaknya sepanjang 1 sampai 2 cm. Kemudian dimasukanlah piring pada bibirnya. Piring akan diganti secara berkala dengan yang lebih besar.

Nah itu dia beberapa tradisi unik yang ada di dunia. Ada yang bikin ngilu sampai bikin ngeri yaa. Tapi yang namanya tradisi emang harus dilestarikan. Ngomong-ngomong soal tradisi atau kebiasaan, yuk mulai jadikan belanja online di MSP Mall sebagai kebiasaan kamu. Nikmati harga promo termurah dengan mengunjungi websitenya di www.mymspmall.id.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *